Minggu, 22 Maret 2015

karena aku, hampir saja lupa



Secerna kenangan muncul tiba tiba dalam fikiranku
Kenangan itu yang hampir saja aku lupa
Aku kembali teringat, mengapa hati ini perih setegah mati
Mengapa tubuh ini tidak bisa berdiri tegak lagi
Aku hampir saja lupa

Kenangan ini… yang aku ingat hanya perihnya
Aku hampir saja lupa
Bahwa kenangan yang aku punya
Tentunya juga milikmu
Kenangan yang aku simpan
Jug ada dalam ingatanmu
Kenangan yang aku punya
Juga punyamu…

Tapi, aku tidak akan lupa..
Aku tidak akan lupa pada kenyataan yang terppampang begitu jelass
Kenyataan bahwa kenangan itu tinggal kenagan
Kenyataan bahwa tidak akan ada lagi kenangan baru
Kenyataan bahwa sepenuhnya kamu tidak akan kembali pada  tubuh ini
Biarlah kenangan itu aku hapus
Biarkan ia tertumpuk oleh debu debu

Tertiup oleh angin lalu
Hilang dalam waktu
Karena apapun yang ada di dunia ini
Hanyalah fana belaka
Tapi, kita yang abadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar